Breaking News

Karena Rindu Keluarga, Antonio Cassano Sempat Inginkan Pensiun


KataKomentator - Penyerang gaek asal Italia, Antonio Cassano, sempat memutuskan ingin pensiun hanya 8 hari setelah dirinya menandatangani kontrak bersama Hellas Verona. Tapi akhirnya ia membatalkan keputusannya tersebut.

Antonio Cassano membuat kehebohan atas keputusannya pensiun dari dunia sepakbola. Bagaimana tidak, hanya berselang 8 hari setelah direkrut oleh klub promosi Serie A, Hellas Verona, mantan penyerang Real Madrid ini mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun sebagai pemain sepakbola. Wajar jika hal itu menimbulkan sedikit kehebohan di kalangan pecinta sepakbola, khususnya pendukung Hellas Verona.

Dilansir dari situs Goal, hal itu bermula pada Selasa (18/07) pagi waktu setempat, ketika penyerang senior Italia mengatakan kepada salah seorang dari pihak klub bahwa dirinya akan gantung sepatu karena sangat merindukan keluarganya. Pihak klub pun kemudian memangil media untuk menggelar konferensi pers guna mengumumkan keputusan pensiun pemain mereka tersebut. Tapi secara tiba-tiba Cassano mengurungkan niatnya untuk pensiun di siang harinya dan berjanji akan melanjutkan karirnya sebagai pemain sepakbola di Hellas Verona.

Berkata kepada media setelah membatalkan kepensiunannya, Cassano mengakui bahwa saat itu adalah momen yang membuatnya lemah karena dia merindukan hidup di sekeliling keluarganya. Dia juga berjanji akan mengerahkan segala kemampuannya agar bisa menikmati musim yang indah bersama klub barunya.

"Pagi tadi sangatlah sulit. Saya lelah dan saya menemui direktur (Filippo Fusco) untuk mengatakan bahwa saya ingin beristirahat.", katanya mengawali. "Saya mengalami momen kelemahan saya, tapi kemudian saya memikirkannya lagi. Jika saya tetap melaju dengan keputusan bodoh ini, ini akan menjadi sebuah keputusan buruk dan saya telah menjalani keputusan bodoh ini terlalu sering di sepanjang karir saya."

"Saya tiba-tiba merasa rindu kepada keluarga saya dan saya terlalu emosional terhadapnya. Tapi sekarang, saya ingin mempunyai musim yang luar biasa.", lanjutnya seperti dikutip dari situs Guardian Football.


Dalam konferensi pers tersebut, Cassano juga tak lupa untuk meminta maaf kepada para pendukung yang merasa dikhianati olehnya. "Saya tidak akan pergi ke klub lain dan saya meminta maaf apabila para pendukung merasa dikhianati," "Mereka adalah pemain ke-13 di lapangan, bukan ke-12.", imbuhnya.

"Saya salah dan sekarang saya telah kembali ke lintasan. Sulit bagi saya untuk mengatakan sorry, tapi minggu ini, 4000-5000 orang akan datang menyaksikan saya dan saya akan meminta maaf." "Saya masih bisa memberikan banyak hal. Saya di sini untuk bermain dan saya sangat termotivasi. Apa yang bisa saya katakan hanyalah jangan marah; setelah dua atau tiga permainan, saya akan buat kalian melupakan segalanya.", tutupnya.

Atas kejadian ini, kabarnya pihak klub akan berusaha untuk memindahkan keluarga Cassano ke daerah yang lebih dekat dengan klub yang dibelanya saat ini agar tidak kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Sedangkan keluarga Cassano tinggal di Genoa, kota yang berjarak sekitar 300km dari kota Verona, basis klub Hellas Verona.

Karir Cassano sendiri memang banyak mengalami hambatan. Sempat menjadi pemain muda potensial di AS Roma, tapi karirnya meredup saat dia memutuskan hengkang ke Real Madrid. Di Madrid ia hanya memainkan 19 laga di liga sebelum akhirnya dipinjamkan ke Italia bersama Sampdoria musim 2007/08. Duetnya bersama Giampaolo Pazzini kala itu sempat membuat karirnya bersinar kembali. Jika boleh dibilang, itu adalah salah satu momen terbaik Cassano selama karirnya sebagai pesepakbola.

Sumber; goal.com, the guardian, bbc
Sumber gambar; dailymail.co.uk

Tidak ada komentar