Rooney - Lukaku Dalam Romantisme Transfer Manchester United dan Everton
Sejak 1 Juli, bursa transfer pemain di Inggris resmi
dibuka. Para kontestan liga berburu-buru untuk mendapatkan pemain incarannya
guna memperkuat komposisi skuat mereka masing-masing. Begitu juga yang
dilakukan oleh Manchester United dan Everton.
Manchester United, yang sedang mencari seorang
penyerang, secara mengejutkan berhasil mengamankan tanda tangan Romelu Lukaku
yang didatangkan dari Everton dengan harga yang mahal yakni 75 juta paun.
Padahal United lebih sering dikatikan dengan sosok penyerang muda asal Real
Madrid, Alvaro Morata, yang santer diberitakan ingin hengkang.
Di sisi lain, Everton telah lebih dulu beraksi di
jendela transfer musim panas kali ini. Hingga tulisan ini dibuat, mereka telah
mendapatkan enam pemain baru, yang salah satu di antaranya adalah Wayne Rooney.
Tersiar kabar yang mengatakan bahwa transfer Rooney
adalah bagian dari kesepakatan kepindahan Lukaku ke Old Trafford. Hal ini
muncul seiring kepindahan keduanya yang terjadi hampir di waktu yang bersamaan,
di mana Everton mengumumkan kepulangan Rooney hari Minggu (09/07) sedangkan
United memperkenalkan Lukaku keesokan harinya (10/07).
Di luar cerita pertukaran tim antara Rooney-Lukaku,
ternyata ada banyak nama yang terlibat dalam jual beli pemain antar kedua klub
ini, entah itu dari United ke Everton atau sebaliknya. Tak sedikit nama-nama
besar yang menghiasinya, seperti Phil Neville, Louis Saha, hingga Marouane
Fellaini. Eh…
Wayne Rooney
Nama besar yang pertama tentu saja pribadi Wayne
Rooney sendiri. Lahir dan besar di kota Liverpool, Rooney menjalani debut
sensasionalnya di tim senior Everton tahun 2002 silam pada umur 16 tahun. Dia
hanya bertahan dua tahun saja di Everton dengan meninggalkan beberapa rekor
saat itu (pencetak gol termuda Everton, pencetak gol termuda di liga Primer
Inggris, dan berbagai rekor lainnya).
Dia kemudian memutuskan untuk menerima pinangan
Manchester United pada 2004 dengan harga 25.6 juta paun (pemain U20 termahal).
Setelahnya, seperti yang mereka katakan, adalah sejarah di mana Wazza
memenangkan banyak gelar, di antaranya adalah 5x juara liga, 4x juara piala
liga, 1x piala FA, 1x piala liga Champions, 1x piala liga Europa.
Phil Neville
Phil Neville adalah satu dari sekian banyak pemain
lulusan akademi United yang menuai kesuksesan saat bermain di tim utama.
Termasuk dalam anggota ‘the Class of 92’, Neville berhasil membawa MU meraih
banyak gelar dan memainkan sekitar 400 pertandingan berseragam merah
Manchester. Sayang karirnya tidak secemerlang saudara kembarnya, Gary Neville,
sehingga membuat dirinya dijual ke Everton pada 2005. Dia kemudian menjadi
kapten Everton hingga pensiun di klub yang sama pada 2013 lalu.
Tim Howard
Mungkin banyak pembaca yang tidak tahu kalau tim
pertama Tim Howard di Inggris adalah Manchester United. Ia didatangkan pada
tahun 2003 dan berhasil memenangkan piala FA dan piala Liga. Banyaknya stok
kiper yang dimiliki tim berjuluk The Red Devils tersebut berakibat pada peminjaman
dirinya ke Everton musim 2006/07, sebelum akhirnya statusnya dipermanenkan oleh
David Moyes, manajer Everton saat itu. Selama berseragam Everton, Howard bermain
sebanyak 400 pertandingan lebih sebelum memutuskan kembali ke kampung
halamannya tahun 2016 kemarin.
Louis Saha dan Daron Gibson
Tidak banyak yang diukir oleh dua pemain tersebut
selama karirnya di Old Trafford. Sebagai penyerang, catatan gol Louis Saha
terbilang sangat sedikit dengan hanya mencetak 41 gol selama empat musim. Ia
kemudian menyeberang ke Everton musim panas tahun 2008. Sedangkan Daron Gibson
hanya memainkan 31 pertandingan liga saja selama 6 musim bersama MU hingga
akhirnya dijual ke Everton tahun 2012.
Marouane Fellaini
Setelah beberapa kali mengirim pemain ke Goodison
Park, pada tahun 2013 giliran Everton yang mengirim pemainnya ke stadion Old
Trafford. Ialah Marouane Fellaini yang didatangkan oleh mantan bosnya di Everton,
David Moyes. Sempat melalui masa-masa yang sulit karena sering dianggap sumber
kesialan tim, Fellaini sekarang malah menjadi salah satu pemain favorit Jose
Mourinho di United. Ia sangat berperan dalam kesuksesan MU merengkuh trofi
juara liga Europa melawan Ajax musim lalu.
Tom Cleverley
Tom Cleverley merupakan salah satu talenta muda
Manchester United kala itu. Dia harus pergi “bersekolah” dulu ke Leicester
City, Watford, dan Wigan sebelum akhirnya berhasil menembus skuat utama MU.
Karirnya di level profesional tidak berjalan begitu mulus hingga membuatnya
dijual ke Everton. Kepindahan itu nyatanya tidak banyak membantu karir
Cleverley untuk lebih baik lagi, sebab dia juga dijual Everton Januari 2017
lalu ke sesama klub liga Primer Inggris, Watford.
Morgan Schneiderlin
Tidak hanya Gibson dan Cleverley saja yang kesusahan
mendapatkan tempat inti di pos gelandang MU, Schneiderlin juga mengalaminya.
Didatangkan United dari Southampton, Schneiderlin diharapkan mampu menjadi
pelapis bagi Michael Carrick yang semakin tua. Tapi apa daya, dia hanya
bertahan satu setengah musim saja hingga akhirnya bereuni dengan tim asuhan
Ronald Koeman, yang merupakan mantan pelatihnya di Southampton, pada musim
dingin 2017 kemarin.
Wayne Rooney
Rooney kembali menghiasi daftar ini. Kali ini berkat
transfernya dari Manchester United ke klub masa kecilnya, Everton. Dulu, dia
meninggalkan Everton sebagai anak muda yang siap mengadu nasib di luar kota,
kini, setelah 13 tahun lamanya, ia kembali ke ‘rumah’ sebagai seorang pria berpengalaman
dengan segenggam prestasi di tangannya. Tidak disebutkan secara rinci berapa
harga yang harus ditebus Ronald Koeman untuk membawa pulang mantan kapten MU
tersebut. Rooney sendiri menegaskan bahwa pulang ke Everton bukanlah dalam
rangka menutup karir sepakbolanya alias pensiun, melainkan dia ingin membawa
Everton meraih trofi di musim-musim ke depan.
Romelu Lukaku
Sampai juga pada nama terakhir yang terlibat pada
transfer United-Everton yaitu Romelu Lukaku. Seperti yang tertulis di awal-awal
paragraf, United harus rela mengeluarkan nominal besar untuk memboyong Lukaku
ke Old Trafford. Penggemar Setan Merah nampaknya tidak perlu risau atas
pembelian mahal ini, karena sejauh ini penyerang 24 tahun tersebut sudah
mengantongi dua gol dari tiga laga pramusim yang dijalani Pogba dkk. di Amerika
Serikat.
***
Sebenarnya masih ada nama-nama lain yang pernah
berpindah secara langsung dari Manchester United ke Everton atau sebaliknya,
seperti Andrei
Kanchelskis (MU ke Everton 1995), John O'Kane (MU ke Everton 1998), dan Jesper
Blomqvist (MU ke Everton 2001). Belum lagi jika Ronald Koeman benar-benar
berhasil mendatangkan Memphis Depay pada pertengahan musim lalu usai eks
pelatih Soton itu menyatakan kekagumannya pada sosok winger muda Belanda
tersebut. Meski akhirnya sang pemain memutuskan memperkuat Olympique Lyonnais
di Ligue 1.
Oh
ya, jangan lupakan juga nama David Moyes yang menjalani musim indah di OldTrafford kala itu. Ia juga didatangkan oleh Manchester United dari Everton.
Cuman bedanya, saat didatangkan, dia adalah seorang pelatih bukan seorang
pemain.
Kira-kira, siapa lagi ya yang nantinya akan terus menjaga romantisme hubungan dua sejoli ini?
Sumber; manutd.com, transfermarkt, independent.ie
Sumber gambar; dailystar.co.uk








Tidak ada komentar