Breaking News

Barcelona, Philippe Coutinho, dan Hubungannya dengan Pemain Brazil



KataKomentator – Romantisme Barcelona dengan pemain Amerika Latin masih terus berlanjut. Yang terbaru adalah Philippe Coutinho yang didatangkan dari Liverpool.

Per Sabtu (6/1/18), Philippe Coutinho resmi membela klub raksasa Spanyol, Barcelona, setelah didatangkan dari Liverpool dengan harga 142 juta paun. Dengan begini, transfer tersebut menasbihkan gelandang mungil itu sebagai pemain termahal kedua di dunia di bawah rekan senegaranya Neymar. Sebagai tambahan, Coutinho dikontrak selama 5.5 tahun ke depan.

Kedatangan Coutinho di Camp Nou menambah catatan panjang hubungan Barcelona bersama deretan pemain asal Amerika Latin. Keduanya terlihat saling membutuhkan dan saling melengkapi satu sama lain. 

Ada anggapan bahwa Barcelona adalah satu-satunya klub Eropa yang gaya bermainnya cocok bagi pesepakbola Amerika Selatan. Sedangkan Barcelona memiliki kenangan indah bersama para pesepakbola tersebut.

Tercatat, sejak berdirinya klub, ada 72 pemain dari berbagai negara Amerika Latin pernah dan sedang memperkuat La Blaugrana. Tak jarang, beberapa di antaranya menjelma menjadi tulang punggung tim selama bertahun-tahun. Mereka berhasil mempersembahkan banyak kesuksesan bagi klub asal Catalan tersebut.

Simak saja nama-nama tenar macam Romario yang mempersembahkan kesuksesan di masa kepemimpian Johan Cruyff. Kemudian Rivaldo di era Louis van Gaal, juga Ronaldo dan Ronaldinho. Hingga yang baru-baru ini yakni trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.



Barcelona yang Sering Bermasalah dengan Pemain Brazil

Dari sekian banyak pesepakbola Amerika Latin di daftar sejarah Barcelona, Brazil keluar sebagai negara penyumbang terbanyak. Sebanyak 31 talenta Negeri Samba pernah merasakan bermain di hadapan jutaan pendukung Barcelona. Namun, kentalnya sejarah dan keakraban antar kedua pihak tak menjamin hubungan keduanya selalu berakhir manis.

Legenda Brazil, Ronaldo Luiz Nazario da Lima atau juga dikenal Ronaldo (yang asli), akhir Desember lalu mengeluarkan pernyataan mengejutkan perihal mantan timnya. Isinya adalah peringatan untuk Coutinho agar tidak pindah ke Barcelona. Menurutnya, mantan timnya memiliki sejarah buruk dengan para pemain Brazil yang bermain di sana. Ia menganggap klub tidak menghargai kontribusi mereka selama di klub dan memperlakukan mereka dengan buruk.

“Saya merasa lebih senang dan lebih terhubung dengan Real Madrid, walaupun saya mempunyai satu tahun yang hebat di Barcelona,” ujar Ronaldo yang juga pernah bermain untuk Real Madrid dari 2002 hingga 2007 silam. “Pada akhirnya, kisah saya bersama Barcelona sangatlah buruk, sama seperti yang dialami Neymar.”

Lebih lanjut lagi, ia mengatakan bahwa beberapa kompatriot senegaranya juga mendapatkan perlakuan serupa dari klub. 

“Barcelona selalu memiliki permasalahan dengan pemain Brazil: Neymar, Romario, Ronaldinho, dan diri saya. Kami semua diperlakukan buruk oleh klub di akhir [kontrak], walaupun semua kontribusi dan dedikasi kami [pada klub].”

Sebagai mantan pemain Barcelona, pernyataan ini jelas mengejutkan. Alih-alih menyetujui dan mendukung rencana pembelian Coutinho, Ronaldo justru mencegah incaran mantan klubnya untuk bergabung.

Seperti diketahui, kepindahan Neymar ke PSG musim panas kemarin berlangsung cukup sengit. Sempat terjadi perselisihan antara pihak Neymar dan PSG dengan pihak Barcelona. Manajemen Barca tidak mau melepas Neymar meski PSG sanggup membayar klausul pelepasan sang pemain. Sedangkan Romario dinilai hubungannya dengan Johan Cruyff, pelatih Barca saat itu, mengalami keretakan sehingga membuatnya meninggalkan Barca tahun 1995.

Kasus Ronaldinho juga tak beda jauh. Saat Pep Guardiola menukangi tim untuk pertama kalinya, Ronaldinho sering ditepikan karena tak sesuai dengan keinginan Pep. Sejak saat itu, hubungan Ronaldinho dan Barcelona dikabarkan memburuk walau saat ini sepertinya sudah membaik lagi.

Terakhir ada nama Dani Alves yang merasa bahwa dirinya tidak dihargai oleh manajemen klub. Tak lama berselang, dia pergi meninggalkan Barca ke Italia untuk bergabung bersama Juventus.

Walau demikian, pada akhirnya, Philippe Coutinho tidak mengindahkan peringatan seniornya tersebut dan lebih memilih untuk berpindah ke Barcelona dan di lain sisi Barcelona berhasil mendapatkan pemain (Brazil) incarannya.

Sumber: squawka.com, worldfootball.net, barcelonafc.com
Sumber gambar: akun twitter resmi Barcelona

Tidak ada komentar