Arsenal dan Tim-Tim Lain Dengan Kekalahan Agregat Terbesar di Liga Champions
Usai sudah usaha Arsenal untuk melaju jauh di Liga Champions tahun ini setelah mereka menelan kekalahan memalukan dari Bayern Munchen Rabu dini hari tadi. Bermaksud mengejar defisit 4 gol di leg pertama, Meriam London justru harus kebobolan 5 gol sekaligus di babak kedua. Dengan hasil ini maka Bayern Munchen melenggang mulus ke babak selanjutnya dengan agregat mencolok, "10-2". Tapi angka itu bukanlah yang terbesar dalam sejarah fase knockout Liga Champions. Berikut daftar tim dengan kekalahan agregat terbesar di Liga Champions.
1. Bayern Munchen 12-1 Sporting Lisbon
1. Bayern Munchen 12-1 Sporting Lisbon
sumber; uefa.com
Kekalahan agregat terbesar di fase knockout dialami oleh tim asal Portugal, Sporting Lisbon, yang juga dikalahkan oleh Bayern Munchen pada musim 2008-2009 silam. Tak tanggung-tanggung, raksasa Bavaria menceploskan 12 gol ke gawang raksasa Portugal tersebut. Di leg pertama yang dilangsungkan di Portugal, Munchen menang empat gol tanpa balas. Sedangkan di leg kedua yang dihelat di Munchen, mereka lebih menggila dengan mencetak tujuh gol yang hanya mampu dibalas satu gol saja oleh anak asuh Paulo Bento, pelatih Sporting Lisbon kala itu.
2. Olympique Lyonnais 12-2 Werder Bremen
sumber; dreamteamfc.com
Bermain di leg pertama perempat final Liga Champions musim 2004-2005, Lyon mampu mengalahkan tuan rumah Werder Bremen di kandangnya sendiri dengan skor 3-0. Bertandang ke Prancis di leg kedua, bukannya mendapat hasil lebih baik, Bremen justru menelan kekalahan yang lebih besar yaitu 2-7 akibat nekat bermain terbuka saat itu.
3. Barcelona 10-2 Bayer Leverkusen
sumber; pictures.zimbio.com
Keperkasaan Barcelona pada era kepemimpinan Pep Guardiola benar-benar patut ditakuti oleh tim manapun kala itu. Pada musim 2011-2012, Barca pernah memenangkan pertandingan dengan margin agregat mencolok yakni 10-2 saat melawan Leverkusen dengan rincian; menang 3-1 di BayArena dan 7-1 di Camp Nou. Sayang langkah mereka harus kandas di babak semifinal setelah dikalahkan oleh Chelsea 2-3.
4. Bayern Munchen 7-1 FC Basel
sumber; cdn.sportige.com
Selain Barcelona, Bayern Munchen juga mencetak sejarah kemenangan dengan agregat besar di fase knockout Liga Champions musim 2011-2012. Sempat kalah mengejutkan 1-0 di kandang Basel, anak asuh Jupp Heynckess mengamuk di laga leg kedua di Allianz Arena. Mereka bermain meledak-ledak karena mampu mencetak total tujuh gol di laga tersebut. Sama seperti Barcelona, impian mereka di Liga Champions musim itu harus pupus setelah di laga final dikalahkan oleh Chelsea lewat drama adu penalti.
5. Bayern Munchen 7-0 Barcelona
sumber; hubertherry.files.wordpress.com
Semusim setelahnya, 2012-2013, Munchen lagi-lagi memenangkan laga dengan agregat yang sangat besar. Kali ini korbannya adalah raksasa Catalan, Barcelona, yang harus menjalani musim perdananya tanpa Pep Guardiola. Mereka menghancurkan Barca di kandang dengan skor 4-0, dan menang meyakinkan 0-3 saat bermain tandang. Nasib Munchen pun kali ini berbeda dengan musim sebelumnya, di mana mereka mampu menggondol trofi "si Kuping Besar" di puncak acara setelah mengalahkan Dortmund 2-1.
Kekalahan Arsenal dini hari tadi juga menambah daftar kemenangan dengan agregat besar di fase knockout Liga Champions. Meskipun sebenarnya masih banyak pertandingan yang menghasilkan perbedaan agregat yang mencolok, tapi sejak berubah format dan nama menjadi Liga Champions tahun 1992/1993, hanya lima pertandingan di atas yang masuk dalam daftar ini.
Sumber; goal.com
Sumber gambar; bundesliga.com






Tidak ada komentar