Breaking News

Sevilla 100% Menang, Tapi Arsenal yang Menjuarai Emirates Cup. Mengapa Demikian?


KataKomentator - Sevilla mengukir 100% kemenangan pada ajang Emirates Cup 2017 yang diadakan di Emirates Stadium. Namun malah Arsenal yang keluar sebagai juara. Mengapa demikian?

Dalam pertandingan pra-musim bertajuk Emirates Cup, Arsenal harus mengakui keunggulan Sevilla usai takluk 1-2 dari tim asal Spanyol tersebut. Dua gol Sevilla dicetak oleh Joaquin Correa ('49) dan Steven Nzonzi ('68) dan hanya mampu dibalas sekali melalui Alexander Lacazette (62). Gol Lacazette tersebut menjadi gol pertamanya bagi Arsenal di Emirates Stadium, kandang Arsenal.

Meski mencatatkan 100% kemenangan, Sevilla tidak keluar sebagai juara turnamen pra-musim tersebut melainkan tuan rumah Arsenal yang berhak mendapat trofi di akhir laga. Lho, kok bisa? Mengapa demikian? Ternyata hal itu dikarenakan Emirates Cup memiliki peraturan yang sedikit "aneh" dibanding peraturan-peraturan sepakbola pada umumnya.

Seperti dilansir di situs The Sun, Emirates Cup turut menghitung setiap gol yang dicetak sebuah tim sebagai satu poin. "Kesebelasan akan diberi tiga poin jika menang dan satu poin jika imbang. Emirates Cup juga menghargai permainan menyerang, di mana kesebelasan akan diberi satu poin untuk setiap gol yang berhasil mereka cetak."

Apabila ada dua tim yang mempunyai koleksi poin dan selisih gol yang sama, maka penentuan tim juara akan ditentukan dengan menghitung jumlah tendangan yang tepat sasaran. "Sebagai tambahan, shots on target akan dihitung dan digunakan untuk menentukan pemenang turnamen jika dua tim (atau lebih) memiliki poin dan selisih gol yang sama. Tim pemenang akan diberi trofi juara Emirates Cup setelah pertandingan kedua pada Minggu (30/07)." Anda bisa melihatnya melalui tautan ini.

Untuk lebih memahami peraturan "aneh" ini, mari kita lihat tabel susunan klasemen Emirates Cup 2017 berikut.

No
Tim
Main
Menang
Seri
Kalah
Gol
Poin
Form
1
Arsenal
2
1
0
1
6 : 4
9
M, K
2
Sevilla
2
2
0
0
3 : 1
9
M, M
3
RB Leipzig
2
1
0
1
2 : 1
5
K, M
4
Benfica
2
0
0
2
2 : 7
2
K, K

Bisa dilihat, Arsenal dan Sevilla memperoleh poin yang sama yaitu 9 poin. Arsenal di pertandingan pertama menang besar melawan Benfica dengan skor 5-2. Kemudian di pertandingan kedua mereka kalah dengan skor 1-2. Jika dihitung, poin Arsenal didapat 3 poin (1 kemenangan) + 6 poin (6 gol) sehingga ditotal 9 poin.

Sedangkan Sevilla memenangkan dua pertandingan mereka, masing-masing melawan RB Leipzig (1-0) dan Arsenal (2-1). Maka perolehan poin Sevilla berasal dari 6 poin (2 kemenangan) + 3 poin (3 gol) sehingga ditotal 9 poin.

Keduanya juga mempunyai selisih gol yang juga sama. Selisih gol Arsenal adalah 6 gol (memasukkan) dikurangi 4 gol (kemasukan) yang hasilnya 2 gol. Sevilla juga demikian, 3 gol (memasukkan) dikurangi 1 gol (kemasukan) yang hasilnya 2 gol. 

Jika merunut pada peraturan yang disampaikan di atas, maka tim juara bisa ditentukan melalui jumlah tendangan tepat sasaran antara Arsenal dan Sevilla. Di sini sepertinya The Gunners lebih unggul dalam hal jumlah tendangan tepat sasaran tersebut, sebab mereka yang keluar menjadi juaranya.

Aneh, bukan?

Bahkan saking anehnya peraturan Emirates Cup tersebut, momen "aneh" turut mewarnai momen perayaan juara. Jika biasanya sebuah tim bersorak gembira saat menjuarai turnamen dan memperoleh trofi, tidak kali ini. Semua pemain Arsenal terdiam dan tidak ada sorak sorai dalam prosesi 'angkat trofi' tersebut. Bahkan kapten Arsenal, Per Mertesacker, terlihat tidak mengangkat trofi juara tersebut tinggi-tinggi ke udara.
Ini bukan yang pertama kali skuat Arsenal mengalami momen "aneh" pada saat penyerahan trofi turnamen pramusim. Sebelumnya, Petr Cech bahkan sampai menasehati pemain muda Arsenal agar tidak terlalu berlebihan dalam merayakan trofi setelah menjuarai International Champions Cup beberapa pekan lalu. Ia menyuruhnya untuk menyimpan perayaan tersebut saat berhasil menjuarai trofi yang lebih penting.

Bagaimana pendukung The Gunners, sudah puas dengan dua trofi pra-musim?


Sumber; The Sun, metro.co.uk
Sumber foto; @arsenal

Tidak ada komentar